Social Items

Menetralisir racun pada Murai batu
Cara menetralisir racun pada tubuh murai batu- Mulai hangat dibicarakan beberapa kasus kematian yang menimpa Murai Batu banyak disebabkan oleh keracunan. Dan Murai Batu yang mengalami hal ini rata-rata merupakan Murai Batu yang diperoleh dari perburuan liar di hutan. Karena ada metode penangkapan Murai Batu yang salah diterapkan oleh para pemburu untuk bisa menangkap Murai Batu hutan yaitu dengan memakai pakan yang sudah dicampur ramuan tuba.


Ramuan tuba yang dicampurkan pada pakan dimaksudkan agar membuat Murai Batu pingsan sesaat, sehingga seketika itu akan mudah untuk ditangkap. Dalam jangka pendek efek yang ditimbulkan dari pengaruh ramuan tuba memang tidak otomatis berdampak langsung pada kematian Murai Batu, namun dalam jangka panjang apabila tidak ada upaya yang dilakukan penghobi guna menetralisir racun dari ramuan tuba itu, maka akan sangat membahayakan bagi kelangsungan hidupnya ke depan.

Ramuan tuba merupakan satu dari sekian banyak faktor yang dapat menjadi penyebab kenapa Murai Batu bisa keracunan, faktor lainnya juga seperti, Murai Batu memakan serangga beracun, atau pemberian pakan basi atau yang mengandung bakteri dan lain-lain.
Murai Batu yang mengalami keracunan biasanya memiliki gejala seperti, gangguan pada pencernaan, kotoran yang dikeluarkan cair, dan muntah-muntah. Pada kondisi seperti ini, Murai Batu haruslah segera ditangani, agar jika benar Murai Batu tersebut keracunan maka racun yang terdapat dalam tubuhnya bisa dinetralisir sehingga tidak menyebar ke seluruh tubuh, karena hal itu bisa berpotensi pada kematian Murai Batu tersebut.

Dibawah ini adalah obat atau penawar yang penulis dapatkan dari salah satu artikel penghobi Murai Batu yang ditulis berdasarkan pengalamannya dalam menangani Murai Batu miliknya. Jadi, mudah-mudahan juga bermanfaat bagi anda dalam mengatasi Murai Batu yang keracunan.

Air kelapa hijau
Air kelapa hijau bisa anda gunakan untuk menetralisir racun pada Murai Batu. Air kelapa ini banyak mengandung unsur-unsur penting didalamnya, seperti nitrogen, karbon, asam amino, dan mineral. Air kelapa hijau juga dikenal dari zaman dahulu ampuh menetralisir racun, jadi anda juga bisa memakai air ini pada Murai Batu yang keracunan. Caranya, tuangkan air ini ke dalam tempat minumnya di sangkar, pastikan Murai Batu meminumnya. Cukup setengah hari saja Murai Batu anda suguhi air kelapa ini, setelah itu tempat minumnya boleh anda isi dengan air biasa. Lakukan hal ini setiap hari selama satu minggu.

Gula Aren
Gula aren memiliki kandungan serat yang baik bagi pencernaan. Tidak hanya serat, kandungan zat-zat serta senyawa lain juga sangat bermanfaat, ada kandungan protein, glukosa, asam askorbat, riboflavin yang mana dapat berfungsi menghambat pendarahan pada pencernaan Murai Batu akibat dari reaksi racun dalam tubuhnya. Cara penggunaannya, iris gula aren tersebut menjadi potongan-potongan yang kecil, berikan pada Murai Batu dengan cara melolohnya, dua kali sehari pagi dan sore, selama 3-4 hari saja sudah cukup.

Getah kemiri dan getah gambir
Walau sebenarnya buah dari kedua pohon ini juga memiliki kandungan racun, namun pada getahnya justru ampuh dalam membasmi bakteri racun dalam tubuh Murai Batu. Getahnya bukan yang didapat dari buah, melainkan dari batang pohonnya. Cara ini sudah banyak dipraktekkan para penghobi lainnya, dan membawa dampak yang positif pada Murai Batu mereka. Yaitu dengan mengambil seujung kuku getah kemiri atau gambir, kemudian ditumbuk atau dihancurkan halus, dan dicampurkan dengan air sebanyak 5 tetesan saja. Air campuran tadi dapat anda suntikan pada jangkrik agar dimakannya, atau bisa juga langsung anda berikan melalui paruh/mulut Murai Batu. Lakukan cara ini selama seminggu.

Menyuntikkan Antitoxin
Anda dapat menyuntikkan Murai Batu yang keracunan dengan obat Antitoxin ini dengan dosis rendah yaitu 2 cc, tapi pastikan anda tepat dalam menyuntiknya, jika ragu bisa anda serahkan pada yang ahli. Penyuntikkan antitoxin akan sangat ampuh apabila juga disertai pemberian obat-obat antibiotik lainnya yang direkomendasikan untuk Murai Batu.

Demikianlah artikel ini tentang cara menetralisir racun pada tubuh Murai Batu, sekali lagi semoga bisa bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi anda yang sedang mengupayakan kesembuhan bagi Murai Batu anda yang menunjukkan gejala keracunan. Terimah kasih.


Oleh : Roma Doni
Referensi :  http://indonesiamuraibatu.blogspot.com/2011/12/tips-mengatasi-mb-keracunan.html
Sumber gambar : omkicau.com

Cara Menetralisir Racun pada Tubuh Murai Batu

Menetralisir racun pada Murai batu
Cara menetralisir racun pada tubuh murai batu- Mulai hangat dibicarakan beberapa kasus kematian yang menimpa Murai Batu banyak disebabkan oleh keracunan. Dan Murai Batu yang mengalami hal ini rata-rata merupakan Murai Batu yang diperoleh dari perburuan liar di hutan. Karena ada metode penangkapan Murai Batu yang salah diterapkan oleh para pemburu untuk bisa menangkap Murai Batu hutan yaitu dengan memakai pakan yang sudah dicampur ramuan tuba.


Ramuan tuba yang dicampurkan pada pakan dimaksudkan agar membuat Murai Batu pingsan sesaat, sehingga seketika itu akan mudah untuk ditangkap. Dalam jangka pendek efek yang ditimbulkan dari pengaruh ramuan tuba memang tidak otomatis berdampak langsung pada kematian Murai Batu, namun dalam jangka panjang apabila tidak ada upaya yang dilakukan penghobi guna menetralisir racun dari ramuan tuba itu, maka akan sangat membahayakan bagi kelangsungan hidupnya ke depan.

Ramuan tuba merupakan satu dari sekian banyak faktor yang dapat menjadi penyebab kenapa Murai Batu bisa keracunan, faktor lainnya juga seperti, Murai Batu memakan serangga beracun, atau pemberian pakan basi atau yang mengandung bakteri dan lain-lain.
Murai Batu yang mengalami keracunan biasanya memiliki gejala seperti, gangguan pada pencernaan, kotoran yang dikeluarkan cair, dan muntah-muntah. Pada kondisi seperti ini, Murai Batu haruslah segera ditangani, agar jika benar Murai Batu tersebut keracunan maka racun yang terdapat dalam tubuhnya bisa dinetralisir sehingga tidak menyebar ke seluruh tubuh, karena hal itu bisa berpotensi pada kematian Murai Batu tersebut.

Dibawah ini adalah obat atau penawar yang penulis dapatkan dari salah satu artikel penghobi Murai Batu yang ditulis berdasarkan pengalamannya dalam menangani Murai Batu miliknya. Jadi, mudah-mudahan juga bermanfaat bagi anda dalam mengatasi Murai Batu yang keracunan.

Air kelapa hijau
Air kelapa hijau bisa anda gunakan untuk menetralisir racun pada Murai Batu. Air kelapa ini banyak mengandung unsur-unsur penting didalamnya, seperti nitrogen, karbon, asam amino, dan mineral. Air kelapa hijau juga dikenal dari zaman dahulu ampuh menetralisir racun, jadi anda juga bisa memakai air ini pada Murai Batu yang keracunan. Caranya, tuangkan air ini ke dalam tempat minumnya di sangkar, pastikan Murai Batu meminumnya. Cukup setengah hari saja Murai Batu anda suguhi air kelapa ini, setelah itu tempat minumnya boleh anda isi dengan air biasa. Lakukan hal ini setiap hari selama satu minggu.

Gula Aren
Gula aren memiliki kandungan serat yang baik bagi pencernaan. Tidak hanya serat, kandungan zat-zat serta senyawa lain juga sangat bermanfaat, ada kandungan protein, glukosa, asam askorbat, riboflavin yang mana dapat berfungsi menghambat pendarahan pada pencernaan Murai Batu akibat dari reaksi racun dalam tubuhnya. Cara penggunaannya, iris gula aren tersebut menjadi potongan-potongan yang kecil, berikan pada Murai Batu dengan cara melolohnya, dua kali sehari pagi dan sore, selama 3-4 hari saja sudah cukup.

Getah kemiri dan getah gambir
Walau sebenarnya buah dari kedua pohon ini juga memiliki kandungan racun, namun pada getahnya justru ampuh dalam membasmi bakteri racun dalam tubuh Murai Batu. Getahnya bukan yang didapat dari buah, melainkan dari batang pohonnya. Cara ini sudah banyak dipraktekkan para penghobi lainnya, dan membawa dampak yang positif pada Murai Batu mereka. Yaitu dengan mengambil seujung kuku getah kemiri atau gambir, kemudian ditumbuk atau dihancurkan halus, dan dicampurkan dengan air sebanyak 5 tetesan saja. Air campuran tadi dapat anda suntikan pada jangkrik agar dimakannya, atau bisa juga langsung anda berikan melalui paruh/mulut Murai Batu. Lakukan cara ini selama seminggu.

Menyuntikkan Antitoxin
Anda dapat menyuntikkan Murai Batu yang keracunan dengan obat Antitoxin ini dengan dosis rendah yaitu 2 cc, tapi pastikan anda tepat dalam menyuntiknya, jika ragu bisa anda serahkan pada yang ahli. Penyuntikkan antitoxin akan sangat ampuh apabila juga disertai pemberian obat-obat antibiotik lainnya yang direkomendasikan untuk Murai Batu.

Demikianlah artikel ini tentang cara menetralisir racun pada tubuh Murai Batu, sekali lagi semoga bisa bermanfaat bagi kita semua, terutama bagi anda yang sedang mengupayakan kesembuhan bagi Murai Batu anda yang menunjukkan gejala keracunan. Terimah kasih.


Oleh : Roma Doni
Referensi :  http://indonesiamuraibatu.blogspot.com/2011/12/tips-mengatasi-mb-keracunan.html
Sumber gambar : omkicau.com

1 komentar:

  1. Lowongan Menghasilkan Uang 3 Juta - 15 Juta/Minggu.

    Hasilkan Blog Anda Menjadi Mesin Penghasil Uang Dengan Penghasilan 3 Juta - 15 Juta / Minggu, Daftar & Pelajari Segera Caranya Di http://newkerjaonline2014.blogspot.com/

    BalasHapus